Nadia Agatha Pramesthi Penulis sekaligus penerjemah yang suka belajar. Mempelajari SEO dan bahasa dari sisi linguistik, lebih tepatnya. Kini Nadia menjadi seorang penulis untuk GoldenFast Network.

Alternatif Google Analytics untuk Analisis Performa Bisnis

2 min read

alternatif google analytics

Alternatif Google Analytics ada banyak loh, Golden friends. Beralih ke tool analytics lainnya juga tidak masalah.

Apalagi sekarang ada kabar kalau Google Analytics akan menghapus GA Universalnya di tahun 2023 mendatang dan akan menggunakan GA4 sebagai penggantinya.

Banyak orang beranggapan sebenarnya GA4 ini tidak user-friendly dan di pasar, GA terlalu mendominasi.

Sebagai penyeimbang, kami akan berikan ulasan mengenai beberapa alternatif Google Analytics yang patut Anda coba untuk menganalisis performa bisnis.

Namun, sebelum membahas apa saja alternatifnya, mari ketahui alasan mengapa perlu mengetahui bahkan menggunakan alternatif Google Analytics.

Mengapa Perlu Mencoba Alternatif GA?

Google Analytics memang menawarkan laporan yang komplit, tapi untuk menggunakannya dengan lancar, Anda perlu mengikuti course cara menggunakan Google Analytics.

Agak repot, kan? Nah, dengan adanya alternatif GA ini, Anda bisa menghemat waktu dengan menggunakan tool yang mudah digunakan dan user-friendly.

Selain itu, masalah privasi Anda yang diterobos oleh Google demi menghadirkan iklan-iklan yang “sesuai” dengan aktivitas Anda di internet.

Ini artinya, data-data Anda diambil oleh Google untuk dijadikan sumber pemasukan mereka dan memberikan iklan-iklan dan konten yang sesuai dengan data yang diambil.

Hal tersebut bisa menjadi pengaruh salah satu keputusan untuk menggunakan tool analytics lain.

Jadi, tunggu apa lagi?

Alternatif Google Analytics untuk Bisnis Anda

analytics untuk bisnis
Photo by Carlos Muza on Unsplash

Tool-tool yang dihadirkan ke dalam daftar alternatif Google Analytics tentunya memiliki fungsi dasar seperti menghadirkan laporan mengenai trafik pengunjung website dan revenue.

Tapi kami akan menjelaskannya juga secara detail agar Anda merasa mudah untuk memilih yang sesuai dengan kebutuhan dan juga budget perusahaan.

Berikut ini adalah daftar alternatif GA yang bisa Anda gunakan.

1. Matomo

Dulunya, Matomo ini dikenal sebagai Piwik. Matomo terdengar seperti bahasa Jepang, ya Golden Friends.

Nah, Matomo sendiri memang bahasa Jepang yang memiliki arti “kejujuran’.

Seperti namanya, Matomo sangat memperdulikan privasi Anda dan keakurasiannya 100% karena tidak menggunakan data sampling.

Ini berbeda halnya dengan Google yang menggunakan data sampling sehingga masalah akurasi mereka sedikit kurang bila dibandingkan dengan Matomo.

Anda bisa berlangganan mulai dari 19 USD per bulan untuk paket Essential hingga Business yang dipatok seharga 29 USD per bulan.

Jika kebutuhan Anda melebihi itu semua, Matomo memiliki paket Enterprise yang harganya bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

2. Fathom Analytics

Tool analytics ini ideal digunakan oleh blogger ataupun badan bisnis karena popularitas dan kemudahan dalam menggunakannya.

Perkara privasi, Fathom juga sangat berhati-hati dan menghormati para penggunanya.

Metrics yang dianalisis oleh Fathom adalah unique visitors, top pages & referrers, page views, average time on site, bounce rate, tipe perangkat, browser yang digunakan, engar apengunjung dan user set goals.

Tampilan dashboardnya bersih dan rapi sehingga memudahkan penggunanya untuk melihat data yang disajikan.

Soalan harga, ada paket paling murah seharga 14 USD, harga menengah 44 USD dan paling mahal 114 USD yang semuanya dibayarkan per bulan.

Oh, kabar baiknya, Anda bisa mencoba gratis selama 7 hari.

3. StatCounter

StatCounter cukup lama malang melintang di dunia analytics. Ditemukan di tahun 1999, StatCounter masih berdiri kuat sampai sekarang.

Tool ini bisa Anda gunakan untuk menganalisis keyword, sumber trafik dan juga engagement pengunjung.

Selain fitur yang disebutkan sebelumnya, ada juga fitur lain seperti melacak bounce rate dan aktivitas pengunjung website.

Untuk fitur dasar ini, Anda bisa menggunakannya secara gratis, loh! Untuk upgrade ke paket Premium, Anda bisa menggelontorkan dana 9 USD per bulan. Murah, kan?

4. Kissmetrics

Dengan motto “Produk Berkualitas Tidak Harus Mahal”, Kissmetrics bisa menjadi tool andal yang bisa Anda gunakan.

Tool yang diprakarsai oleh Neil Patel dan Hiten Shah ini memberikan analisis yang akurat sekaligus memberikan laporan terperinci mengenai engagement pelanggan serta behaviour-nya.

Untuk harganya, Anda akan mengetahuinya hanya jika memesan demo di website Kissmetrics.

Namun yang jelas, Kissmetrics sudah digunakan oleh perusahaan seperti Microsoft, SendGrid, Carvana dan lainnya.

5. GoSquared

GoSquared ini berbentuk software. Jadi Anda perlu mengunduh aplikasi ini sebelum bisa mulai menggunakannya.

Tool ini menawarkan tiga produk yang cocok untuk memperlancar bisnis Anda, di antaranya live chat, hub data customer, dan tentu saja analytics.

Software serba bisa ini juga dapat berintegrasi dengan aplikasi lain seperti Twitter, Shopify dan Slack.

Awal-awal menggunakan analytics Anda tidak akan dikenakan biaya sama sekali alias gratis.

Anda akan dikenai biaya jika hendak upgrade paket. Pun, perlu tidaknya mengupgrade paket tergantung sudah seberapa besar skala bisnis yang dijalankan.

6. Clicky

Ini adalah software lain yang bisa Anda gunakan untuk menganalisis metrics website Anda.

Tidak hanya itu, Clicky juga memungkinkan Anda untuk melihat apa saja yang dilakukan pengunjung website melalui heatmap.

Keren bukan? Untuk software powerful ini, Anda bisa menggunakannya secara gratis, loh!

Untuk upgrade, pastikan sesuai dengan perkembangan skala bisnis Anda, ya.

Penutup

Menggunakan alternatif lain selain Google Analytics sama sekali tidak ada salahnya, Anda bisa mendapatkan data yang lebih akurat sementara privasi data Anda pun selalu terjamin.

Selain tiu, ada beberapa tool yang bisa Anda gunakan secara gratis.

Berikut ini adalah daftar tool dan software alternatif Google Analytics yang sudah diulas:

  • Matomo
  • Fathom analytics
  • StatCounter
  • KissMetrics
  • GoSquared
  • Clicky

Nah, untuk mengetahui tips, tutorial dan penjelasan lainnya seputar IT dan marketing, Anda bisa mengikuti blog GoldenFast Network yang selalu up to date.

Semoga artikel kali ini dapat bermanfaat untuk Anda dan sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Nadia Agatha Pramesthi Penulis sekaligus penerjemah yang suka belajar. Mempelajari SEO dan bahasa dari sisi linguistik, lebih tepatnya. Kini Nadia menjadi seorang penulis untuk GoldenFast Network.

Leave a Reply

Your email address will not be published.