Nadia Agatha Pramesthi Penulis sekaligus penerjemah yang suka belajar. Mempelajari SEO dan bahasa dari sisi linguistik, lebih tepatnya. Kini Nadia menjadi seorang penulis untuk GoldenFast Network.

Cara Membuat Website Fotografi Keren dengan Mudah

2 min read

cara membuat website fotografi

Cara membuat website fotografi keren bisa dilakukan dengan mudah. Menurut kami, foto-foto atau gambar yang bagus perlu Anda tunjukkan kepada dunia.

Dengan membuat website, Anda akan merasakan beberapa manfaat untuk perjalanan karir sebagai seorang fotografer handal.

Membuat website fotografi bukanlah hal yang rumit, namun Anda harus menginvestasikan waktu untuk membuatnya menjadi website fotografi yang ciamik.

Untuk itu, simak lah artikel kami mengenai cara membuat website fotografi keren di artikel ini.

Manfaat Website Fotografi untuk Karir Fotografer

Berkarir menjadi seorang fotografer merupakan hal yang menyenangkan. Berangkat dari hobi atau kegemaran, Anda bisa menghasilkan uang dan dikenal oleh banyak orang.

Untuk itu, tidak ada salahnya jika Anda membuat website fotografi karena:

1. Anda akan Semakin Dikenal

Kesempatan agar dikenal masyarakat umum atau orang yang bergerak di bidang fotografi akan semakin besar bila Anda memiliki website.

Pengguna Google di tahun 2021 hampir mendekati 4 miliar pengguna. Sedangkan pengguna internet sendiri sekitar 4 miliar.

Bayangkan jika ada ribuan orang yang mengetahui Anda dari website yang muncul di halaman pertama mesin pencarian.

Tentu Anda akan semakin dikenal oleh orang-orang, dan hal itu menyenangkan, bukan?

2. Menjual Karya dengan Mudah

Menjual karya adalah hal umum yang dilakukan, dan Anda bisa melakukannya melalui website pribadi yang dikembangkan.

Anda hanya perlu menyediakan halaman khusus yang memungkinkan pengunjung untuk membeli karya-karya tersebut.

Website Anda hanya perlu dilengkapi dengan plugin-plugin yang memungkinkan untuk melakukan transaksi jual beli dan biarkan pemasukan datang ke kantong.

3. Mengkomersialkan Website

Selain mendapatkan uang dari menjual karya, Anda bisa juga memasang ads di website.

Kegiatan ini disebut dengan adsense. Hal ini merupakan cara yang sangat wajar untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari website.

Anda bisa membuat banner khusus di bagian footer atau sisi-sisi website asal tidak terlalu mengganggu pandangan pengunjung saat ingin menikmati karya Anda.

Namun, bila Anda tidak ingin mengganggu pengunjung dengan ads, Anda bisa bergabung dengan bisnis afiliasi.

Cara Membuat Website Fotografi Keren

website fotografi
Photo by Christian Wiediger on Unsplash

Setelah mengetahui apa saja manfaat dari membuat website untuk fotografi, maka saatnya Anda belajar untuk membuat website.

Kami jamin langkah-langkahnya mudah untuk dipahami -karena Anda tidak perlu skill coding. Anda hanya perlu meluangkan waktu dan pikiran untuk membuat website dari nol.

1. Beli Domain

Pertama-tama, Anda harus membeli domain. Anda bisa membelinya di penyedia hosting atau penyedia jasa jual beli domain.

Berikut ini adalah beberapa tips memilih domain yang baik:

  • Gunakan TLD seperti .com, .net, atau .id, yang sudah dikenal oleh banyak orang dan SEO-friendly.
  • Pastikan namanya unik dan mudah diingat. Anda bisa gunakan nama atau hal yang berbau fotografi.
  • Hindari dalam menggunakan angka atau simbol karena adanya angka atau simbol akan membuat domain susah diingat.
  • Cek ketersediaan domain di domain name checker tool.
  • Jika buntu, bisa gunakan domain name generator tool untuk membuat domain dengan mudah.

2. Sewa Hosting

Menyewa hosting adalah langkah yang harus Anda lakukan. Hosting ini berfungsi sebagai ‘rumah’ di mana data-data website akan disimpan.

Cloud VPS akan sangat cocok untuk bisnis mula-mula yang memerlukan penyimpanan banyak media dan juga transaksi nantinya.

Yang perlu Anda pastikan agar tidak salah pilih, server hosting haruslah uptime 99,99% dengan layanan yang selalu on 24/7.

Dengan uptime 99%, website Anda akan selalu online. Jangan biarkan website Anda sering down karena ankan sangat berisiko untuk SEO website.

Pun jika Anda mengalami kendala pada website, akan selalu ada yang membantu kapanpun.

3. Instal WordPresss

Untuk membuat website, pastinya Anda akan membutuhkan CMS atau Sistem manajemen Konten.

Saat ini, CMS terbaik masih dipegang oleh WordPress. Ada beberapa pertimbangan mengapa WordPress masih menjadi CMS paling diminati.

WordPress mudah digunakan, user friendly, SEO friendly, komunitasnya aktif, banyak plugin dan tema yang bisa digunakan secara gratis.

Cara instalnya pun mudah. Anda bisa melakukannya melalui cPanel atau Panel dari penyedia hosting.

4. Percantik dengan Tema

Anda bisa membeli atau menggunakan template gratis yang sudah disediakan oleh library WordPress.

Jika Anda memutuskan untuk menggunakan template atau tema gratis dari pihak ketiga, pastikan agar template tersebut berasal dari sumber terpercaya.

Risiko yang harus Anda hadapi bila menggunakan tema bajakan adalah website terkena virus atau malware, diretas dan kehilangan data.

5. Instal Plugin

plugin wordpress

Menginstal plugin adalah langkah terakhir yang Anda lakukan agar website sepenuhnya berfungsi.

Berikut ini adalah beberapa rekomendasi plugin WordPress untuk website fotografi Anda:

  • Yoast SEO – mengoptimasi SEO pada konten website dengan mudah dan gratis.
  • Jetpack – Satu plugin untuk semua, terutama meningkatkan keamanan website.
  • Tinypng – mengkompres gambar secara otomatis agar loading website cepat.
  • UpDraftPlus – membantu proses backup website secara otomatis agar selalu aman.

Siap Membuat Website Fotografi yang Kece?

Membuat website memang mudah dan murah. Website bisa menjadikan ladang promosi sekaligus penambah penghasilan apalagi bagi seorang fotografer profesional.

Selain itu, website bisa dijadikan portofolio untuk memajang hasil jepretan Anda.

Yang Anda butuhkan hanya uang untuk membeli domain dan juga hosting yang selalu uptime serta siap sedia 24/7 untuk Anda.

Semoga bahasan kali ini bermanfaat, dan bila ingin berbagi cerita suka duka membuat website fotografi, Anda berbagi cerita melalui kolom komentar.

Sampai bertemu di artikel-artikel selanjutnya!

Nadia Agatha Pramesthi Penulis sekaligus penerjemah yang suka belajar. Mempelajari SEO dan bahasa dari sisi linguistik, lebih tepatnya. Kini Nadia menjadi seorang penulis untuk GoldenFast Network.

Leave a Reply

Your email address will not be published.