Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Cloud Computing: Pengertian, Jenis, & Cara Kerjanya

3 min read

Cloud Computing: Pengertian, Jenis, & Cara Kerjanya

Jika Anda sudah lama bergelut dengan dunia IT, pasti Anda sudah pernah mendengar istilah cloud computing sebelumnya. 

Singkatnya, cloud computing adalah proses pengolahan berbagai sumber daya yang dilakukan melalui jaringan internet yang sering disebut dengan teknologi “awan” atau cloud.

 Sumber daya yang dimaksud termasuk storage, servers, database, software, networking dan masih banyak lagi. Umumnya, teknologi cloud computing memang lebih flexible dan efisiens.

Tidak heran jika saat ini teknologi cloud computing sering menjadi pilihan banyak perusahaan besar — terutama perusahaan yang bergerak pada bidang IT (informasi teknologi).

Nah untuk mengetahui lebih dalam lagi apa itu cloud computing, artikel ini akan membahas semua yang perlu Anda ketahui tentangya.

Mulai dari pengertian, jenis, manfaat dan juga cara kerja cloud computing. Yuk langsung saja kita mulai!

Definisi Cloud Computing

Dengan penjelasan singkat di atas, tentunya Anda sudah mempunyai sedikit gambaran tentang apa itu cloud computing.

Secara bahasa, cloud computing adalah istilah bahasa Inggris yang mempunyai makna “komputasi awan” di dalam bahasa Indonesia.

Cloud Computing: Pengertian, Jenis, & Cara Kerjanya

Yang dimaksud dengan awan disini adalah ruang penyimpanan virtual yang tersimpan di internet. Ruang ini biasa juga disebut dengan cloud storage atau cloud clusters.

Dengan teknologi cloud storage ini, semua data dan informasi yang tersimpan bisa diakses secara virtual dari server jarak jauh atau secara remote.

Nah cloud computing adalah semua proses yang dilakukan melalui teknologi cloud ini — baik itu menyimpan, mengakses, atau mengolah data.

Proses transfer dan pengolahan data yang dilakukan melalui cloud computing juga tidak terjadi secara fisik. User harus terhubung ke internet untuk bisa mengakses dan menggunakan cloud.

Baca Juga: Cloud Server: Pengertian, Cara Kerja, dan Kelebihannya

Fungsi Cloud Computing

fungsi dan manfaat cloud computing

Saat ini sudah banyak perusahaan besar yang mulai beralih ke teknologi cloud computing loh Golden friends! 

Salah satu alasannya karena teknologi cloud computing mempunyai banyak fungsi dan manfaat. Berikut adalah beberapa fungsi berguna dari komputasi awan: 

  • Meningkatkan kinerja antar team pada suatu perusahaan  — dengan teknologi berbasis cloud, semua data perusahaan akan tersimpan pada storage virtual yang bisa dengan mudah diakses oleh semua team terlibat dalam suatu project. 
  • Meningkatkan kapasitas penyimpanan data — cloud storage yang digunakan pada teknologi komputasi awan umumnya menyediakan kapasitas penyimpanan yang lebih besar dibandingkan dengan perangkat fisik seperti flashdisk, hardisk, dan sebagainya.

Manfaat Cloud Computing

Cloud computing juga mempunyai banyak manfaat, beberapa diantaranya adalah:

  • Efisiensi biaya karena tidak harus membeli banyak perangkat keras
  • Data lebih aman dan terstruktur  
  • Fleksibel
  • Pembaruan software secara instan 
  • Meningkatkan skalabilitas perusahaan  
  • Tidak perlu melakukan banyak maintenance
  • Fitur backup dan restore

Jenis Cloud Computing

Cloud computing mempunyai 3 model delivery atau pengiriman: yang pertama adalah Software as a Service atau SaaS,  Platform as a Service (PaaS), dan Infrastructure as a Service (IaaS).

Berikut penjelasan singkat tentang ketiga model pengiriman tersebut:

Software as a Service  

Jenis cloud computing software as a service mengharuskan penggunanya untuk membeli atau mempunyai lisensi aplikasi perangkat lunak tersebut.

Lisensi ini biasanya diberikan melalui metode subscription pay-as-you-go, one-time payment, atau on-demand. Contoh paling umum dari SaaS adalah Microsoft Office 365.

Sampai saat ini SaaS adalah versi cloud computing paling populer yang digunakan oleh banyak orang pada umumnya. 

Alasannya karena user tidak perlu berhubungan langsung dengan masalah backend pada server cloud. User bisa mengakses servis ini melalui web browser maupun aplikasi.

Platform as a Service  

Jenis cloud computing platform as a service umumnya disebut sebagai komputasi awan yang paling complex. Sebenarnya, PaaS mempunyai cara kerja yang hampir dengan SaaS.

Perbedaannya, PaaS adalah platform yang digunakan untuk membuat software SaaS yang bisa diakses melalui internet. Beberapa contoh dari SaaS adalah Windows Azure dan Heroku.

Infrastructure as a Service  

IaaS atau infrastructure as a service adalah metode untuk mengirimkan suatu file dari suatu sistem operasi ke sebuah server dan juga penyimpanan. 

Proses transfer ini dilakukan melalui konektivitas berbasis IP dengan layanan on-demand. Jadi user tidak perlu membeli suatu software maupun server. 

Contoh dari IaaS yang populer adalah Public Cloud dari Indonesian Cloud.

Jenis Deployment Cloud Computing

Sedangkan, untuk bagian deployment atau penyebaran, cloud computing mempunyai 4 model: public cloud, private cloud, hybrid cloud, dan community cloud.

Public cloud mempunyai layanan yang hampir sama dengan shared hosting, dimana beberapa pengguna berbagi resources atau sumber daya dari satu server.

Private cloud menyediakan layanan server cloud untuk satu pengguna. Sedangkan community cloud digunakan secara bersamaan oleh beberapa user yang mempunyai kepentingan sama.

Model deployment yang terakhir, Hybrid cloud adalah perpaduan antara public dan private cloud. Jadi model ini bisa digunakan secara public dan juga private.

Baca juga: Cloud Hosting: Pengertian, Kelebihan, & Kekurangannya

Cara Kerja Cloud Computing

Cara kerja teknologi cloud computing sebenarnya cukup sederhana. Komputasi awan menjadikan internet sebagai pusat penyimpanan dan pengelolaan data.

Selanjutnya, perangkat yang digunakan untuk mengakses cloud storage harus mempunyai koneksi dan jaringan internet. Setelah terhubung, user sudah bisa menggunakan teknologi ini.

Sedangkan dalam ruangan virtual cloud, sumber daya yang ada dikumpulkan dan dibuat untuk membuat melayani kebutuhan pelanggan.

Sumber daya ini dirancang untuk menjadi lebih fleksibel agar penggunanya bisa mengakses lebih banyak ruang penyimpanan jika perlu.

Jika ada sumber daya yang tidak digunakan saat user menggunakan software dan aplikasi, maka resources tersebut akan dilepas kembali ke jaringan cloud.

Baca Juga: Mengenal Server: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Manfaatnya

Penutup

Singkat kata, komputasi awan atau cloud computing adalah proses pengolahan data melalui ruang virtual bernama cloud via jaringan internet. 

Menggunakan teknologi cloud computing, user bisa dengan mudah menyimpan dan mengakses data pada sebuah server cloud yang tersedia di internet.

Sumber daya yang disimpan dan didistribusikan melalui cloud computing bisa berupa server, database, jaringan, software, penyimpanan data, dan masih banyak lagi.

Saat ini cloud computing merupakan teknologi yang cukup populer. Salah satu alasan banyak perusahaan yang menggunakan cloud computing adalah efisiensi biaya dan performa stabil.

Kabar baiknya, GoldenFast network juga menawarkan layanan berbasis teknologi cloud computing melalui paket Cloud VPS Corporate.

Hanya dengan 135 ribuan per bulan, Anda bisa mendapatkan private virtual server berbasis cloud dengan bandwidth tanpa batas, 1GB dedicated RAM dan 25 GB RAID 10 storage.

Tidak hanya itu, semua layanan GoldenFast Network juga dilengkapi dengan hardware kelas enterprise, 24/7 monitoring & support, dan juga USP backup.

Tunggu apalagi? Yuk langsung saja bergabung dengan GoldenFast Network.

Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Leave a Reply

Your email address will not be published.