Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Mengenal CName Record: Pengertian & Fungsinya

3 min read

Dunia IT selalu menawarkan banyak istilah-istilah baru untuk dipelajari dan akan terus berkembang – CName adalah salah satunya.

Bagi Anda yang baru terjun ke dunia IT, maka juga harus mulai paham pengertian dari Concocial Name atau yang biasa juga disebut dengan CName record.

Apalagi jika Anda adalah seorang web master, karena Cname mempunyai fungsi yang cukup penting dalam sebuah website dan juga browser.

Nah, pada artikel kali ini kami akan membahas semua yang perlu Anda ketahui tentang CName. Mulai dari pengertian, fungsi, dan juga cara kerjanya.

Yuk langsung saja kita mulai!

Pengertian CName

Jika Anda sudah sering masuk ke DNS Zone Editor, terutama pada Control Panel Domain, tentu sudah pernah melihat sebuah menu bernama Canonical Name Record atau Cname.

Nah, menu Cname itu sebenarnya mempunyai peran yang cukup penting dalam sebuah website lho Golden friends!

Singkatnya. CName adalah salah satu jenis DNS record yang biasanya dimanfaatkan untuk membuat samaran dari domain atau subdomain yang sudah dimiliki.

Contohnya ketika ada sebuah domain dengan nama abcd.com. Lalu pada saat itu juga ingin agar pengunjung bisa mengakses lewat www+abcd+com.

cname adalah salah satu komponen DNS terpenting

Agar tujuan itu bisa tercapai, maka harus menentukan terlebih dahulu bahwa abcd.com tersebut sebagai CName dari alamat www+abcd+com.

Memang biasanya domain zone mempunyai banyak host yang menjadi sebuah subdomain dari domain yang utama.

Selain itu biasanya host yang banyak tersebut berada di dalam satu server yang sama. Efeknya menggunakan IP Address yang sama juga.

Untuk menjalankan mekanisme itu, maka akan lebih mudah ketika subdomain menggunakan CName Record.

Oleh karena itu ketika terjadi perubahan server maka hanya mengubah pada satu record A yang asalnya dari IP Addres yang utama.

Selain itu, ada juga beberapa penggunaan CName lainnya lho. Berikut adalah beberapa penggunaan CName secara umum:

  1. CName akan memberikan nama host secara terpisah pada layanan jaringan tertentu. Contohnya seperti email ataupun FTP dan kemudian mengarahkan nama host menuju ke arah domain root.
  2. Banyak sekali layanan lewat hosting menyediakan subdomain pada setiap pelanggan yang ada di domain penyedia layanan.  Contoh pengguaannya adalah domain.hosting.com. Saat menggunakan CName akan membuat domain pelanggan menjadi www+domain.com tanpa sub-domain dari penyedia hosting.
  3. Kemudian CName juga bisa digunakan ketika mendaftarkan nama domain yang sama pada sejumlah negara. Sehingga kemudian akan mengarahkan versi negara ke domain utama yaitu .com.
  4. Penggunaan berikutnya adalah mengarahkan lewat beberapa situs website yang dimiliki oleh sebuah organisasi yang sama ke situs web yang utama.

Baca Juga: Mengenal Server: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Manfaatnya

Fungsi CName

Dari penjelasan mengenai definisi CName, bisa disimpulkan fungsi utamanya sebagai pembuat nama samaran atau alias dari domain utama.

Selain itu sebenarnya ada beberapa fungsi yang bisa ditemukan dalam penggunaan CName ini. Berikut fungsinya:

Menghilangkan Subdomain

Salah satu masalah ketika menggunakan sebuah layanan hosting yang tidak berbayar adalah penyedia memberikan nama tambahan (sub-domain ) pada domain utama.

Contohnya seperti abcd.hosting.com. Agar domain tersebut bisa menjadi rapi dan terlihat premium, Anda bisa membuat domain abcd.com dan menetapkannya sebagai CName Anda.

Sehingga dengan ini alamat situs Anda jadi lebih rapi dan terlihat premium.

Menyambungkan Layanan Ke Subdomain

Fungsi lain yang sangat bermanfaat dari penggunaan CName ini adalah sebagai penyambung layanan menuju ke subdomain.

Misalnya ketika Anda memiliki sebuah layanan Customer Retention Management atau dikenal CRM, maka bisa dihubungkan ke subdomain.

Dari proses penyambungan ini bisa didapatkan subdomain yang saling menyambung yaitu crm.abcd.com.

Kemudian memanfaatkan CName untuk menghubungkan platform layanan CRM itu ke dalam situs utama Anda. 

Mengarahkan Domain Dengan ccTLD Menuju Domain Utama

ccTLD adalah singkatan dari country-code top level domain yang berarti nama domain dengan eksistensinya menggunakan kode dari sebuah negara.

Biasanya menggunakan identitas seperti .uk, .id, .jp dan lain-lain. Jika Anda memang menggunakan ccTLD tersebut untuk website,

Anda bisa memanfaatkan CName agar bisa mengarahkan domain ccTLD tersebut menuju ke domain Anda yang utama.

Baca Juga: ISP: Pengertian, Fungsi dan Cara Kerja Internet Service Provider

Cara Kerja CName

Penjelasan sebelumnya sudah cukup jelas apa saja fungsi dari CName. Umumnya adalah agar bisa mengarahkan satu domain maupun subdomain menuju ke domain yang lain.

Agar bisa lebih memahami konsep CName ini, maka Anda juga harus tahu bagaimana cara kerjanya.

Untuk penjelasan cara kerjanya bisa dianalogikan ketika Anda sedang mengakses sebuah situs yang memanfaatkan nama samaran atau alias.

Misalnya Anda mengakses sebuah situs dengan domain www+abcd+com lewat browser.

Ketika Anda mulai mengklik Enter, maka sistem akan bekerja dengan mekanisme dimana browser mengirimkan permintaan DNS atau DNS Request.

Setelah itu DNS Resolver berusaha mencari nama server yang mempunyai DNS Record yang brasal dari abcd.com tadi.

Lalu DNS Resolver akan mulai memberikan CName Record yang berasal dari abcd.com ke arah browser.

Lewat tahapan inilah browser akan mampu memahami bahwa url www+abcd+com merupakan samaran dari domain abcd.com.

Proses yang sama tersebut akan diulangi kembali dalam upaya meminta IP Address yang sudah terdaftar pada abcd.com.

Kemudian para pengguna browser yang mengakses url www+abcd+com mulai bisa masuk ke situs tersebut!

Penutup

Pendek kata, CName adalah salah satu komponen penting yang ada pada menu DNS Anda.

Selain mempunyai banyak manfaat, CName juga sangat bisa memudahkan para web master untuk mengelola alamat domain website mereka.

Berbicara soal web master, jika Anda seorang web master yang membutuhkan layanan server terbaik sebagai rumah website Anda, GoldenFast Network punya solusinya!

Mulai dari collocation server, dedicated server, sampai VPS cloud server, semua layanan di GoldenFast Network dibekali dengan ardware kelas enterprise, 24/7 customer service, dan juga USP backup.

Tunggu apa lagi? Yuk bergabung dengan GoldenFast Network!

Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Leave a Reply

Your email address will not be published.