Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Cybercrime: Pengertian, Tipe, dan Langkah Mencegahnya 

3 min read

Cybercrime Pengertian, Tipe, dan Langkah Mencegahnya

Siapa saja dapat menjadi target dari ancaman cybercrime; baik itu individu, perusahaan, maupun pemerintah.

Tidak tanggung-tanggung, perusahaan teknologi ternama sekelas Google, Yahoo, dan Apple pun pernah menjadi korban berbagai serangan siber, lho!

Yuk pahami lebih dalam apa itu cybercrime, dampak, serta beberapa kategori dan tipenya. Semoga dengan memahaminya,

Anda dapat semakin mengerti bahayanya ancaman ini bagi perangkat atau jaringan Anda, kemudian mampu melakukan segala tindakan pencegahan agar bisa selalu terlindungi saat menggunakan internet. 

Selamat membaca!

Apa Itu Cybercrime?

Cybercrime adalah tindakan kriminal yang dilakukan oleh cybercriminals, hackers, atau cybercrooks melalui internet, dan menyasar komputer personal, jaringan, maupun perangkat dalam jaringan.

Aksi ilegal ini bisa dijalankan oleh individu maupun kelompok yang terorganisir. Beberapa cybercriminals bahkan merupakan kelompok yang sangat profesional, mempunyai technical skills yang mumpuni, dan mampu menggunakan pola serangan yang canggih.   

Ada beberapa motif yang biasanya mendasari aksi cybercrime ini, diantaranya meliputi:

  • Memperoleh sejumlah uang; baik dengan memeras korban secara langsung maupun dengan menjual data yang berhasil mereka curi ke pihak tertentu;
  • Merusak atau melumpuhkan perangkat maupun jaringan korban. Bisa jadi, pelaku ingin menyabotase kompetitornya agar bisa memenangkan persaingan bisnis; 
  • Tak jarang, hackers adalah bagian dari kelompok politik atau dikontrak oleh pihak peserta pemilihan umum untuk memanipulasi hasil pemungutan suara atau melakukan aksi lainnya demi mencapai tujuan politis;
  • Terkadang, cybercrooks menantang dirinya untuk bisa menembus keamanan digital perusahaan atau institusi tertentu. Atau, mereka ingin mendapatkan status atau pengakuan karena berhasil menembus sistem keamanan siber yang kuat;
  • Tak bisa dipungkiri, cybercrime seringkali juga merupakan bagian yang tak terpisahkan dari cyberwar/cyberwarfare antara satu negara dengan negara lain. 

Baca Juga: Kenali Bahaya Social Engineering Serta Cara Ampuh Mencegahnya   

Cybercrime Pengertian, Tipe, dan Langkah Mencegahnya

Dampak Negatif Cybercrime

Cybercrime dapat menyebabkan pengaruh buruk kepada pihak yang menjadi korban. Beberapa diantaranya adalah: 

1. Kerugian Finansial

McAfee, dalam laporannya bertajuk “The Economic Impact of Cybercrime—No Slowing Down”, merilis bahwa cybercrime telah menyebabkan kerugian hingga $600 miliar (USD) di seluruh dunia. Dalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa cybercrime adalah ancaman terbesar ketiga bagi ekonomi dunia setelah korupsi dan narkotika. 

2. Merusak Reputasi

Cybercrime dapat berakibat kepada hilangnya kepercayaan customers, investor, maupun perusahaan lain kepada suatu brand. Pada akhirnya, korban akan kesulitan mendapatkan pelanggan baru dan mengalami kerugian finansial yang tidak sedikit.  

3. Hilangnya Data Penting

Tak diragukan, cybercrime adalah ancaman besar bagi keamanan data perusahaan dan pelanggan. Kabar buruknya, customers dapat menuntut Anda atas hilangnya atau bocornya data tersebut. Tak hanya itu, Anda juga dapat dikenakan denda dan hukuman dari otoritas terkait.

Baca Juga: Spoofing: Pengertian, Tipe, dan Cara Mencegahnya

Tipe dan Kategori Cybercrime

Merujuk kepada the U.S. Department of Justice (DOJ), cybercrime dibagi ke dalam tiga kategori, yakni: 

  • Pertama, komputer sebagai objek cybercrime. Dalam kategori ini, cybercriminals akan menginfeksi perangkat target dengan malware untuk melumpuhkannya atau mencuri data.
  • Kedua, komputer sebagai subjek cybercrime. Di sini, pelaku akan mengubah perangkat target (pengguna lain) menjadi subjek untuk melakukan cybercrime, misalnya untuk melancarkan DDoS attack.
  • Ketiga, komputer sebagai instrumen atau alat untuk melakukan kejahatan. Misalnya, hackers menggunakan komputer untuk menyimpan data hasil curian atau data ilegal lainnya.

Adapun beberapa tipe cybercrime adalah sebagai berikut: 

1. Identity Theft

Identity theft adalah tindakan cybercriminal mengakses data sensitif Anda. Sebagai contoh, pelaku mencuri informasi kartu kredit Anda, lalu menggunakannya untuk melakukan transaksi tertentu. Dalam kasus lain, pelaku juga akan menjual data personal Anda melalui internet.    

2. Hacking

Hacking merujuk kepada aksi hackers mengakses perangkat Anda tanpa sepengetahuan atau izin dari Anda. Setelah berhasil masuk ke sistem atau jaringan Anda, pelaku lalu akan melakukan berbagai tindakan kriminal lain.

3. PUPs (Potentially Unwanted Programs)

Suatu waktu, Anda menginstal suatu aplikasi/software yang diunduh dari internet. Namun ternyata, Anda menemukan kalau ada beberapa program yang tidak diinginkan juga ikut terinstal. Program-program tambahan itulah yang disebut dengan PUPs. Bahayanya, PUPs bisa saja berupa spyware atau adware yang sangat berbahaya.      

4. Illegal Content

Membagikan konten ilegal di internet juga termasuk ke dalam cybercrime. Beberapa contoh konten ilegal meliputi pornografi, terorisme, tindakan kekerasan atau kejahatan, pelecehan anak, hoax, serta jenis konten lainnya yang melanggar hukum, menyalahi norma, dan mengganggu ketertiban umum.   

5. Cyberstalking

Cyberstalking (atau online stalking) adalah tindakan cybercriminals melecehkan, mengintimidasi, maupun menakut-nakuti korbannya dengan cara memantau aktivitasnya di internet. Selain itu, cyberstalking juga mencakup aksi pelaku membuat tuduhan palsu, mengancam, menghina, atau mengganggu korban melalui sosial media, email, maupun forum tertentu.

Selain kelima hal tadi, beberapa jenis kejahatan lain seperti phishing, cyberextortion, cryptojacking, dan software piracy juga termasuk ke dalam tipe cybercrime.

Baca Juga: Kenali Apa Itu Serangan Ransomware dan Cara Tepat Mencegahnya   

Lindungi Diri Anda dari Ancaman Cybercrime!

Setelah mempelajari apa itu cybercrime serta dampak negatifnya, Anda sekarang tentu semakin memahami betapa pentingnya melindungi perangkat dan data Anda dari segala ancaman tersebut. 

Meskipun upaya menghapuskan seluruh serangan cybercrime cukup sulit dan bisa dikatakan tidak memungkinkan, Anda setidaknya bisa melakukan tindakan pencegahan sebagai berikut:   

  • Jangan pernah mengunduh file atau program apapun dari situs yang tidak terpercaya;
  • Hindari mengklik link atau mengunduh attachment yang diterima dari pengirim yang mencurigakan;
  • Gunakan kata sandi yang kuat. Anda bisa memanfaatkan password manager tool yang didukung dengan password generator—yaitu sebuah fitur yang bisa membantu Anda membuat kata sandi yang unik dan kuat untuk setiap akun; 
  • Maksimalkan two-factor authentication (2FA) untuk membekali akun Anda dengan layer keamanan berlapis;
  • Bekali sistem dan jaringan Anda dengan security patches dan update software terbaru;
  • Backup data Anda secara reguler untuk mencegah hilang maupun rusaknya data Anda;
  • Selalu berhati-hati ketika menggunakan Wifi publik. Ada baiknya Anda menggunakan VPN untuk mengenkripsi data Anda;
  • Instal anti-virus atau anti-malware software untuk memindai, mendeteksi, dan menghapus segala ancaman siber pada perangkat Anda;
  • Jangan memberikan data sensitif Anda, kecuali jika Anda telah meriset dan mengkonfirmasikan kebenaran identitas pihak yang meminta tersebut.          

Selanjutnya, yuk perdalam terus pengetahuan Anda tentang berbagai ancaman keamanan siber serta tips jitu mencegahnya di blog GoldenFast Network

Bagi Anda yang sedang mengelola website bisnis, Anda juga dapat meningkatkan keamanan web Anda dengan memilih server yang reliabel dan mempunyai fitur keamanan yang handal.

Sebagai rekomendasi, Anda bisa menggunakan layanan dedicated server, colocation server, maupun VPS server dari GoldenFast Network.

Kabar baiknya, semua layanan tersebut didukung dengan fasilitas 24/4 monitoring, 24/7 customer service, hardware kelas enterprise, UPS backup, serta berbagai fitur dan fasilitas keamanan terbaik lainnya untuk melindungi web Anda dari ancaman cybercrime.  

Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *