Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Perbedaan Hacker dan Cracker 

2 min read

Perbedaan Hacker dan Cracker

Apakah Anda pernah bertanya-tanya apa perbedaan hacker dan cracker? Jika Anda adalah pengguna aktif internet, pastinya Anda sudah pernah mendengar istilah hacker sebelumnya.

Namun banyak orang yang sebenarnya sudah salah paham akan istilah tersebut lho. Dalam perkembangannya, istilah ini memang banyak diartikan secara berbeda. 

Pada awalnya, hacker diartikan sebagai seorang ahli yang memanfaatkan pengetahuannya untuk mengatasi masalah yang berhubungan dengan teknologi tanpa adanya niat jahat. 

Namun seiring dengan berjalannya waktu, hacker kemudian dimaknai sebagai pelaku kejahatan yang menggunakan skill-nya untuk melancarkan berbagai tindakan ilegal.

Nah untuk mengurangi kesalahpahaman, diperkenalkanlah istilah alternatif dari hacker yang sering juga disebut dengan cracker. 

Lalu, apa perbedaan hacker dengan cracker? Yuk simak ulasannya berikut ini!

Apa Itu Hacker?

Sebelum mengetahui perbedaan antara keduanya, penting rasanya untuk mengetahui pengertian dari hacker dan cracker terlebih dahulu.

Seseorang bisa dikatakan sebagai hacker jika:

  • Mempunyai skill dan pengetahuan mengenai sistem operasi dan bahasa pemrograman, dan memanfaatkannya untuk membantu organisasi atau institusi (tempat mereka bekerja) meningkatkan keamanan dan melindungi data.
  • Mencari celah keamanan untuk memperbaikinya dan tidak berniat merusak data atau jaringan tertentu.

Baca juga: Apa Itu Hacker, Definisi & Beberapa Tipenya

Apa Itu Cracker?

Meskipun cracker sama-sama memiliki kemampuan bahasa pemrograman yang baik, cracker umumnya menggunakan keahlian ini untuk melakukan kejahatan.

Secara umum seseorang dapat dianggap sebagai cracker jika:

  • Meretas sistem perangkat orang lain untuk memperoleh keuntungan finansial secara ilegal
  • Mencari celah keamanan untuk merusak sistem maupun jaringan, serta merusak atau mencuri data
  • Mempunyai IP address dan perangkat yang umumnya tidak bisa dilacak agar mereka bisa lebih leluasa dalam melakukan serangan.

Baca juga: Brute Force Attack: Pengertian, Tipe & Langkah Mencegahnya

Perbedaan Hacker dan Cracker

Nah setelah mengetahui pengertian dari hacker dan cracker, saatnya mempelajari apa saja perbedaan dari hacker dan cracker Golden friends!

Secara garis besar sebenarnya hacker dan cracker memiliki banyak kesamaan lho! Bedanya, cracker umumnya lebih destruktif dan mempunyai tujuan jahat.

Nah untuk membantu Anda membedakan hacker dan cracker, berikut adalah penjelasan singkat dari beberapa perbedaan tersebut.

1. Perbedaan Sifat

Dari pengertian di atas, bisa disimpulkan bahwa umumnya sifat hacker yang baik (ethical hacker) sebenarnya tidak destruktif dan merugikan pihak lain.

White hacker hanya masuk ke sebuah sistem untuk menemukan kelemahan keamanan, bug, dan masalah lainnya yang ada pada suatu sistem.

Sedangkan, cracker yang merupakan black-hat hacker umumnya mempunyai sifat destruktif dan merugikan untuk pihak yang terserang.

Selain memasuki sistem  dan jaringan secara paksa, umumnya cracker akan melakukan tindakan kejahatan seperti mencuri data, memasukkan malware, dan lain sebagainya.

Baca juga: 8+ Aplikasi Hacker Paling Sering Digunakan untuk Hacking

2. Perbedaan Cara Kerja

Cracker dan hacker juga mempunyai banyak sekali perbedaan dalam metode dan cara kerjanya lho Golden friends!

Umumnya, hacker lebih bertanggung jawab akan apa yang mereka lakukan. Pasalnya hacker melakukan segala sesuatunya secara legal.

Berbeda dengan cracker yang umumnya melakukan pekerjaan secara tersembunyi karena hal yang dilakukan memang tidak legal dan berbahaya.

Baca Juga: Kenali Apa Itu Serangan Ransomware dan Cara Tepat Mencegahnya  

3. Perbedaan Tujuan

Meskipun hacker dan cracker sama-sama mempunyai konotasi yang negatif, sebenarnya tujuan dari keduanya cukup berbeda lho!

Ethical hacker atau white-hat hacker umumnya melakukan peretasan untuk menemukan berbagai celah keamanan dan bug yang ada pada sebuah sistem.

Sedangkan, cracker umumnya memasuki sebuah sistem dan jaringan untuk mencuri informasi sensitif seperti data, informasi kartu kredit dan kata sandi korban.

4. Perbedaan Pandangan

Dalam hal pandangan terhadap keamanan komputer, hacker dan cracker juga mempunyai perbedaan yang cukup signifikan lho Golden friends!

Berhubung hacker mempunyai tujuan yang lebih baik jika dibandingkan dengan seorang cracker, mereka mempunyai pandangan lebih positif.

Tujuan hacker membobol sebuah sistem keamanan adalah untuk mengetahui celah keamanan dan memperbaikinya untuk mencegah kerusakan.

Umumnya, hacker melakukan ini untuk memperbaiki sistem keamanan komputer yang beresiko untuk menjadi kelemahan sistem tersebut.

Berbeda dengan cracker yang umumnya akan memanfaatkan kelemahan yang ditemukan dan menyalahgunakannya untuk kepentingan pribadi.

Selain itu, cracker juga melihat sistem keamanan sebagai peluang untuk melakukan peretasan dan perusakan sistem dari komputer tersebut.

Bahkan, sebagian besar cracker tidak segan untuk melakukan aksi ilegal seperti mengambil alih sistem, mencuri data, dan lain sebagainya lho! 

Penutup

Nah dari semua penjelasan yang ada di atas tentunya Anda bisa mengerti kan perbedaan hacker dan cracker? Meskipun terdengar sama, keduanya ternyata sangat berbeda lho.

Pada dasarnya, cracker adalah adalah salah satu jenis tipe hacker. Namun, cracker memang terkenal lebih berbahaya karena bersifat destruktif dan merusak.

Jika Anda masih punya pertanyaan tentang hacker, cracker, dan perbedaannya, jangan sungkan untuk tinggalkan pesan di kolom komentar Golden friends!

Oh iya untuk melindungi server dan jaringan Anda dari hacker dan cracker, jangan lupa untuk memilih layanan hosting dan server terbaik seperti GoldenFast Network ya Golden friends.

Mulai dari 135 ribuan saja perbulan, Anda sudah bisa mendapatkan layanan cloud VPS serverdedicated server, maupun collocation server yang terjamin aman.

Tidak hanya itu, semua layanan di GoldenFast Network juga dilengkapi dengan hardware kelas enterprise, 99% uptime, dan 24 jam monitoring & customer service lho!

Yuk langsung saja bergabung dengan GoldenFast Network!

Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Leave a Reply

Your email address will not be published.