Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Mengenal Server: Pengertian, Jenis, Manfaat, & Jenisnya

3 min read

Mengenal Server Pengertian, Jenis, Manfaat, & Jenisnya

Kata server tentu sudah tak asing lagi di telinga Anda. Tapi apakah Anda sebenarnya tahu apa yang dimaksud dengan server?

Nah jika masih belum memahaminya, mari lanjutkan membaca dan mempelajari lebih dalam apa itu server, apa manfaatnya, serta apa saja jenis-jenis dan fungsinya.  

Apa Itu Server?

Server adalah sebuah perangkat komputer yang dibekali dengan software atau hardware khusus, sehingga dapat mengelola komputer lain (clients) yang berada dalam satu jaringan (network).

Karena kemampuan inilah, sebuah server bisa mengontrol sumber daya (resources), menyediakan layanan (services), mengatur lalu lintas data, hingga mengaktifkan atau menonaktifkan suatu program di dalam jaringannya. 

Lalu apa yang dimaksud dengan software dan hardware khusus? Nah karena perannya sebagai komputer induk dan harus selalu menyala setiap waktu, server membutuhkan spesifikasi perangkat yang tak sembarangan.

Dari sisi software, misalnya, server menggunakan sistem operasi khusus—seperti Windows Server, macOS Server, Ubuntu Server, dan Red Hat Enterprise Linux Server.

Kemudian dari segi hardware, server juga harus dibekali spesifikasi perangkat yang mumpuni.

Dalam memilih processor, contohnya, Anda diharuskan memilih seri-seri yang memiliki performa tinggi seperti Intel Xeon, Intel Core i9, AMD Opteron, dan AMD EPYC.

Begitu pula dengan RAM. Anda harus menyesuaikan besarnya berdasarkan jumlah komputer clients maupun ukuran database yang digunakan. 

Baca Juga: Mengenal Apache: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya

Manfaat Server

Lalu mengapa server sangat penting bagi Anda? Dan apa manfaat yang bisa Anda peroleh darinya? Untuk menjawabnya, mari simak ulasan berikut.

Meningkatkan Reliabilitas

Anda tak perlu mengkhawatirkan gangguan teknis yang dapat menghambat pekerjaan Anda. Dengan adanya server, data Anda akan terpusat di komputer yang memiliki komponen yang lebih handal dan memiliki reliabilitas yang tinggi. 

Hal ini akan berbeda jika Anda hanya mengandalkan perangkat komputer yang tidak terkoneksi dalam jaringan.

Kalau ada komponen komputer yang mengalami gangguan, Anda tentu tak akan bisa mengakses data dan melanjutkan pekerjaan Anda hingga perangkat tersebut dapat diperbaiki, bukan? Bahkan, ada kemungkinan juga jika data Anda akan hilang.  

Menjamin Keamanan Data

Dengan data yang terpusat, Anda dapat melakukan pencadangan dan pemulihan data dengan lebih mudah. Selain itu, layanan server juga menawarkan keamanan fisik maupun digital yang dapat diandalkan, sehingga dapat terhindar dari serangan virus dan pencurian data. 

Memudahkan Kolaborasi

Tak lupa, Anda dan tim Anda juga akan memperoleh kemudahan mengakses data dari perangkat apapun dan lokasi manapun. Dengan kata lain, server akan sangat membantu dan meningkatkan produktivitas Anda. Namun, apakah praktik ini aman? Tentu. Data Anda terenkripsi dengan baik, sehingga hanya dapat diakses oleh pengguna tertentu.   

Menghemat Biaya

Tak diragukan lagi, server juga dapat membantu Anda menekan biaya pengeluaran. Sebagai contoh, server memungkinkan Anda berbagi sumber daya, sehingga dapat menghemat budget pembelian beberapa peralatan atau kebutuhan—seperti printer, mesin fax, dan internet.

Baca Juga: Ketahui Apa Itu Nginx, Kelebihan, dan Kekurangannya

Jenis-Jenis Server

Setelah mengetahui pengertian dan manfaat server, sekarang mari kita pelajari beberapa jenis server beserta fungsinya.

1. File Servers

File servers bertindak sebagai pusat penyimpanan files meliputi dokumen, foto/gambar, hingga video. Seluruh data tersebut dapat diakses oleh perangkat yang terhubung dalam jaringan. Jenis server ini biasanya banyak digunakan di sekolah-sekolah, perkantoran, maupun rumah.  

2. Application Servers

Sebagaimana namanya, application servers didesain khusus untuk memasang, menjalankan, hingga menyimpan aplikasi. Dengan jenis server ini, Anda tak perlu mengaktifkan aplikasi di seluruh perangkat komputer dan menghemat penggunaan sumber daya. Beberapa contohnya adalah WebSphere, WebLogic, WildFly, dan GlassFish.        

3. Proxy Servers

Proxy servers dapat dikatakan bertindak sebagai gerbang yang menghubungkan Anda dengan web server. Jadi setiap kali Anda membuka website, request Anda tidak akan terhubung langsung ke web server, namun terlebih dahulu difilter oleh proxy server. Nah, jenis server ini bisa membantu Anda menelusuri internet menggunakan alamat IP yang berbeda serta meningkatkan kecepatan waktu loading.

4. Virtual Servers

Virtual servers erat kaitannya dengan virtualization technology—yang mana suatu server fisik diubah menjadi beberapa mesin virtual yang dapat menjalankan sistem operasi yang berbeda. Dengan menggunakan jenis server ini, Anda tak perlu khawatir terkait biaya dan pembagian sumber daya server Anda. 

5. Mail Servers

Mail servers adalah perangkat komputer yang dibekali dengan software khusus, sehingga dapat mengirim, menerima, hingga membuat dan mengatur akun email menggunakan ekstensi domain. Beberapa contohnya adalah Microsoft Exchange Server, Zimbra, MDaemon, dan MailEnable.

6. Print Servers

Dari namanya saja, kita sudah bisa mengetahui bahwa jenis server ini menghubungkan printer dengan seluruh perangkat komputer dalam satu jaringan. Nah keuntungannya, Anda tak perlu lagi memindahkan data dari satu device ke device yang lain untuk mencetak suatu dokumen. Dan tentunya, menggunakan printer bersama dapat menghemat pengeluaran Anda bukan?

7. FTP Servers 

FTP servers adalah aplikasi yang memungkinkan Anda untuk mentransfer data dari satu komputer ke komputer yang lain dengan lebih aman. Cara kerjanya adalah, Anda akan mengunggah files ke FTP servers, dan penerima hanya perlu mengakses server tersebut dan mengunduhnya.  

8. Web Servers

Web servers adalah perangkat komputer yang menyimpan data website meliputi dokumen HTML, JavaScript files, gambar, video, hingga CSS stylesheets. Kemudian, server ini akan memproses dan mengirimkan seluruh konten tersebut kepada pengguna yang mengakses website melalui browser. Contoh web servers yaitu Apache, Nginx, GWS, IIS, dan LiteSpeed Web Server.   

Nah kalau Anda adalah seorang webmaster, tipe web server mana yang saat ini Anda pilih? Tentunya, opsi tersebut akan sangat mempengaruhi performa hingga kecepatan website Anda bukan?

Tapi ingat, selain web server Anda juga perlu menyesuaikan pilihan web hosting dengan kebutuhan Anda.

Misalnya bagi Anda yang ingin mengelola server tanpa harus berbagi dengan pengguna lain, dedicated server dari Goldenfast Network adalah solusi terbaik yang dapat Anda pertimbangkan.      

Nah bagaimana, sekarang jadi semakin paham kan apa itu server, manfaat, dan jenis-jenis beserta fungsinya? Ngomong-ngomong, jenis server mana yang sejauh ini sering Anda gunakan untuk menunjang kegiatan sehari-hari Anda di dunia digital? 

Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *