Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Shared Hosting vs. VPS Hosting: Apa Perbedaannya? 

4 min read

Sebagai seorang webmaster, memilih platform terbaik untuk membangun situs Anda memang tidak mudah.

Dengan banyaknya pilihan di luar sana — mulai dari shared hosting sampai dedicated server, memang tidak mudah memilih platform terbaik tanpa informasi yang cukup.

Anda tidak hanya harus memilih penyedia terbaik, tetapi Anda juga harus memilih jenis hosting yang paling sesuai dengan kebutuhan website Anda.

Tenang saja! Pada artikel ini, kami akan membahas semua yang perlu Anda ketahui tentang dua jenis hosting terpopuler saat ini: shared hosting dan VPS hosting.

Jika Anda sudah lama bergelut dengan dunia web hosting, pastinya Anda pernah mendengar kedua jenis hosting tersebut sebelumnya.

Keduanya memiliki tujuan yang sama: menyediakan penyimpanan untuk situs web Anda agar dapat online. Namun, mereka memiliki fitur dan metode yang berbeda.

Nah di artikel ini kami akan membahas pengertian, harga, dan juga kelebihan dan kekurangan dari kedua jenis hosting tersebut.

Pada akhir artikel ini kami juga akan memberikan platform alternatif jika shared hosting maupun VPS cloud hosting tidak memenuhi kebutuhan Anda.

Yuk langsung saja kita mulai!

Apa Itu Shared Hosting?

Jadi apa itu shared hosting? Pendek kata, paket shared adalah jenis paket hosting yang memungkinkan pengguna berbagi sumber daya dengan situs web lain di satu server.

Setiap pengguna akan menerima sumber daya yang dialokasikan sesuai dengan paket shared hosting yang dipilih. Sumber daya ini termasuk core CPU, bandwidth, disk space, dan RAM.

Dengan shared hosting, semua sumber daya digunakan bersamaan dengan pengguna lain di server. Artinya, situs Anda akan secara langsung dipengaruhi oleh tindakan pengguna lain.

Anda dapat memaksimalkan penggunaan resources saat server sedang tidak ramai. Namun, ketika situs lain di server tersebut mendapatkan banyak traffic, kemungkinan besar situs Anda akan melambat.

Tapi tenang saja, sebagian besar penyedia shared hosting umumnya menawarkan managed service yang berarti pengguna tidak perlu khawatir tentang backend maintenance dan server.

Pendek kata, shared hosting adalah jenis solusi hosting yang paling umum dan cocok untuk pemula karena harganya yang terjangkau dan mudah digunakan.

Baca Juga: Kenali Apa Itu Dedicated Server, Kelebihan, dan Kekurangannya

Keuntungan Shared Hosting

Berikut adalah beberapa keuntungan shared hosting:

  • Terjangkau — karena pengguna akan berbagi satu server, penyimpanan dan biaya pemeliharaan shared hosting relatif lebih murah daripada jenis hosting lainnya.
  • Low maintenance  — pengguna shared hosting tidak perlu khawatir tentang pemeliharaan fisik dan backend dari server yang mereka gunakan.
  • Beginner-friendly  — dengan jenis hosting, pengguna tidak perlu memiliki keahlian teknis untuk menggunakan hosting bersama.
  • Efisien  — karena shared hosting fully managed, pengguna bisa lebih fokus pada pengembangan dan pemeliharan situs mereka.

Kekurangan Shared Hosting

Terlepas dari semua fitur hebat yang menyertainya, shared hosting juga memiliki beberapa kelemahan, seperti:

  • Sumber daya yang terbatas  — pengguna hanya mendapatkan sejumlah sumber daya untuk situs web mereka. Kehabisan sumber daya berisiko membuat situs down dan kehilangan lalu lintas.
  • Isu keamanan — berbagi server dengan situs lain berarti berpotensi server Anda akan terpengaruh ketika satu situs web di server mengalami masalah.
  • Tidak ada root access — karena hosting bersama dikelola sepenuhnya, pengguna tidak memiliki akses ke root server.

Baca Juga: Cloud Server: Pengertian, Cara Kerja, dan Kelebihannya

Apa Itu VPS Hosting?

Meskipun memiliki kata private di dalam namanya, virtual private server atau VPS tidak memberikan penggunanya sebuah server khusus seperti dedicated server.

Sebaliknya, VPS hosting memungkinkan pengguna untuk membuat lingkungan hosting yang meniru lingkungan dedicated server.

Pengguna dapat memiliki akses penuh ke bagian server mereka dalam skala yang jauh lebih kecil dan lebih murah daripada menyewa seluruh server.

Dengan VPS hosting, pengguna tetap akan berbagi server dengan pengguna lain. Namun, setiap pengguna akan diberikan sumber daya khusus sesuai dengan paket yang dipilih.

Sumber daya ini hanya didedikasikan untuk pengguna yang ditetapkan. Jadi situs Anda tidak akan terpengaruh oleh situs web lain yang di hosting di server tersebut.

Meskipun ada beberapa solusi managed VPS, sebagian besar penyedia web hosting menawarkan layanan unmanaged VPS.

Ini berarti pengguna membutuhkan pengetahuan teknis untuk memelihara dan menggunakan server dengan benar.

VPS hosting memungkinkan pengguna untuk mendapatkan alokasi sumber daya server khusus. Namun, harganya lebih mahal dibandingkan dengan paket shared.

Shared Hosting vs VPS: Mana Pilihan Terbaik?

Nah setelah Anda memahami tentang kedua jenis hosting beserta keunggulannya, sekarang saatnya memutuskan mana yang lebih cocok untuk situs Anda.

Untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat, disini kami akan membandingkan shared hosting dan VPS hosting berdasarkan fitur-fitur penting paket hosting

Performa & Alokasi Sumber daya

Shared hosting memiliki sumber daya terbatas yang biasanya ditetapkan oleh penyedia hosting.

Pengguna tidak dapat menambah atau memperluas sumber daya kecuali mereka meningkatkan paket yang mereka gunakan.

Pengguna juga harus berbagi satu server dengan pengguna lainnya.Ini berarti bahwa situs web lain mungkin memonopoli sumber daya dan menghasilkan kinerja situs yang tidak stabil.

Menggunakan shared hosting, Anda dapat menikmati kinerja situs optimal saat server tidak terlalu ramai. Namun, terkadang situs akan melambat dari waktu ke waktu.

Meskipun juga mendapatkan sumber daya yang ditetapkan oleh host, pengguna hosting VPS dapat mengatur sumber daya sesuai dengan kebutuhan situs melalui kontrol panel mereka.

Karena Anda tidak berbagi server dengan siapa pun, situs Anda tidak akan melambat dan performa dari situs Anda tentu saja akan lebih stabil.

Kontrol dan Skalabilitas

Dalam hal kontrol, shared hosting lebih ramah bagi pemula. Sebagian besar penyedia hosting dilengkapi dengan panel kontrol yang mudah digunakan untuk layanan shared hosting.

Namun, karena paket shared dikelola oleh penyedia host, pengguna tidak akan mendapatkan kontrol penuh atas server dan sumber daya mereka.

VPS hosting, di sisi lain, membutuhkan sedikit pengetahuan teknis karena penyedia hosting tidak mengelola backend dari server Anda.

Artinya, kontrolnya bisa sedikit rumit untuk pemula. Namun, VPS hosting memungkinkan akses root ke bagian server, sehingga Anda dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan website.

Hosting VPS juga lebih unggul dalam hal skalabilitas. Sumber daya dapat diatur dengan mudah.  Jadi Anda tidak perlu khawatir tentang situs web kehabisan sumber daya dan down.

Keamanan

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, shared hosting umumnya dikelola seutuhnya oleh penyedia web host. Tentunya penyedia hosting akan menerapkan praktik terbaik untuk keamanan dan pemeliharaan server mereka.

Ini berarti shared hosting bisa dibilang lebih aman. Pengguna juga dapat menerapkan beberapa praktik keamanan lain ke dalam situs web mereka seperti menginstall SSL.

Namun, saat situs yang berbagi server dengan Anda mengalami masalah keamanan, setiap situs web di server menjadi rentan akan masalah tersebut.

VPS hosting juga sebenarnya cukup aman. Namun, karena tidak dikelola, Anda harus menerapkan sebagian besar tindakan keamanan Anda sendiri — manajemen server hingga masalah keamanan situs web.

VPS memang membutuhkan cukup banyak pengetahuan teknis, namun masalah yang dialami oleh pengguna lain di server tidak akan berdampak langsung pada situs Anda.

Selain itu, karena VPS digunakan oleh pengguna tingkat lanjut, Anda bisa lebih tenang mengetahui bahwa pengguna satu server Anda akan menerapkan langkah keamanan terbaik.

Baca Juga: Mengenal Server: Pengertian, Jenis, Fungsi, dan Manfaatnya

Kesimpulan

Memilih antara shared hosting dan VPS hosting memang tidak mudah. Karena keduanya memiliki pro dan kontra, semuanya tergantung pada kebutuhan situs web Anda.

Dengan harganya yang terjangkau dan kemudahan penggunaannya, paket shared biasanya digunakan oleh pengguna pemula yang baru memulai sebuah website.

Sedangkan, VPS hosting digunakan oleh pengguna tingkat lanjut yang ingin memastikan bahwa website mereka bisa berkembang bersamaan dengan paket hostingnya.

Namun jika kedua jenis hosting ini bukan pilihan terbaik untuk website Anda, Anda juga bisa mencoba menyewa sebuah dedicated server.

Dengan dedicated server, Anda bisa lebih bebas dalam melakukan konfigurasi pengaturan, sumber daya yang digunakan, dan juga keamanannya .

Tenang saja, GoldenFast Network punya solusi server murah terbaik yang bisa menjadi pilihan Anda. Mulai dari cloud VPS server, dedicated server, sampai colocation server.

Kabar baiknya, semua layanan server GoldenFast Network dilengkapi  dengan hardware kelas enterprise, 24/7 monitoring & support, dan juga USP backup.

Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *