Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Apa Itu Telnet? Pengertian, Fungsi, & Cara Install

3 min read

Apa Itu Telnet Pengertian, Fungsi, & Cara Install

Teletype Network atau telnet adalah suatu protokol client-server yang memungkinkan user untuk membuka dan mengakses jaringan komputer lain dari jarak jauh.

Umumnya, Telnet digunakan untuk login dan mengakses jaringan komputer dan layanan online yang ada di internet seperti database maupun repository perpustakaan online.

Nah, jika Anda ingin belajar lebih lanjut tentang apa itu Telnet, Anda berada di artikel yang tepat! Disini kami akan membahas semua yang perlu Anda ketahui tentangnya.

Mulai dari pengertian, fungsi, cara kerja, sampai cara install Telnet pada perangkat Anda. Yuk langsung saja kita pelajari bersama-sama Golden friends!

Apa Itu Telnet?

telnet adalah protokol akses jarak jauh

Dikembangkan pada tahun 1996, Telnet adalah sebuah protokol command line interface yang digunakan sebuah komputer untuk berkomunikasi dengan perangkat atau server lainnya.

Komunikasi yang dilakukan lewat Telnet bersifat remote (dari jarak jauh) melalui internet. Jadi Anda tidak harus melakukan koneksi secara manual ke perangkat atau server tersebut.

Melalui Telnet, perangkat Anda (telnet client) dapat melakukan koneksi ke perangkat atau server lain yang  sering juga disebut dengan host jarak jauh (remote host). 

Setelah koneksi berhasil dilakukan, telnet client akan berubah menjadi sebuah terminal virtual yang bisa digunakan untuk berkomunikasi dengan remote host secara online.

Cara koneksi Telnet ini pun beragam. Umumnya, Anda hanya perlu mempunyai sebuah akun pada sistem remote host agar bisa masuk dan mengakses semua file yang ada didalamnya.

Sekilas, Telnet memang terdengar mirip dengan protokol SSH (Secure shell) karena keduanya sama-sama memberikan command (perintah) pada server client dan sebaliknya.

Meskipun sama-sama memberikan perintah, protokol SSH umumnya digunakan untuk melakukan transfer file secara remote melalui internet dengan berbagai macam enkripsi.

Sedangkan, Telnet lebih sering digunakan dalam jaringan internet lokal yang digunakan oleh beberapa perangkat komputer secara bersamaan (Local Area Network).

Telnet menawarkan komunikasi dua arah berbasis text antar perangkat yang dilakukan melalui virtual terminal atau port telnet tanpa perlu adanya berbagai macam enkripsi.

Wah ternyata kedua protokol yang cukup berbeda bukan Golden friends? Telnet client umumnya tersedia pada banyak OS seperti mac OS, Windows, Unix, dan Linux.

Baca juga: Remote Server: Pengertian, Fungsi, dan Contohnya

Fungsi & Cara Kerja Telnet

Setelah mengetahui pengertian dari Telnet, tentunya Anda penasaran kan ada saja fungsi dan bagaimana cara kerja dari protokol ini?

Sebenarnya, fungsi utama dari Telnet adalah untuk memberikan komputer Anda akses ke berbagai macam layanan dan perangkat lain yang ada di internet.


Semua koneksi yang terjadi pada Telnet umumnya dilakukan melalui TCP/IP network atau yang biasa kita sebut dengan jaringan internet. 

Pada dasarnya protokol Telnet terdiri dari dua perangkat utama: telnet client dan server. Keduanya punya tugas yang berbeda-beda lho Golden friends!

Berikut adalah penjelasan lebih detail tentang beberapa tugas tersebut!

Telnet Client

  • Menghubungkan dan membuat koneksi antara TCP network (transfer control protocol) dengan perangkat dan server yang ada.
  • Mendapatkan input dari remote host / user yang meminta kode ke perangkat tersebut.
  • Melakukan format ulang input user dan mengubahnya ke bentuk format standar dan mengirimkan format tersebut ke server.
  • Menerima output server dan mengubah format standar tersebut untuk menampilkan data pada layar komputer Anda.

Telnet Server

Sedangkan, tugas dari Telnet server adalah:

  • Memberikan informasi pada client network jika komputer user sudah siap melakukan koneksi melalui internet.
  • Mendapatkan request dari client dalam format standar & menjawab permintaan tersebut.
  • Terakhir, server akan mengirimkan akses kepada client dengan format standar.
  • Menunggu dan menjawab request lainnya dari server sembari melakukan koneksi remote jarak jauh antara remote host dan client.

Jika kedua program inti Telnet tersebut berhasil menjalankan tugas-tugasnya tanpa hambatan, maka komputer client akan bisa terhubung dengan remote host dan melakukan koneksi.

Baca juga: 7+ Jenis Aplikasi Server Terbaik & Fungsinya

Cara Install Telnet

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, protokol Telnet bisa digunakan pada banyak sistem operasi komputer populer seperti Windows.

Nah berikut ini adalah beberapa langkah yang harus Anda lakukan untuk menginstall dan menggunakan Telnet pada Windows 10.

  • Cari menu Control Panel pada perangkat Windows Anda dan tekan pilihan Programs.
  • Scroll down dan temukan menu “Turn Windows features on or off.”
  • Selanjutnya akan muncul dialog box dimana Anda diminta untuk memilih beberapa extra features untuk diinstall.
  • Pilih dan centang kotak yang menawarkan fitur “Telnet Client”.
  • Tekan OK dan Anda sudah bisa menggunakan protokol Telnet tanpa harus melakukan restart komputer.

Cukup mudah bukan Golden friends? Nah setelah menginstall Telnet, berikut adalah tutorial singkat cara menggunakannya pada perangkat Anda!

  • Buka Command Prompt / Terminal sistem operasi Anda.
  • Masukkan perintah berikut ini: telnet [IP/host] [port] untuk mulai menggunakan Telnet.
  • Unduh dan jalankan aplikasi Telnet seperti PuTTY dan Xshell pada perangkat Anda.
  • Klik File > New dan isi form yang ada sesuai dengan kebutuhan. Ubah Protocol pilihan menjadi Telnet dan Port menjadi 23 > Ok.
  • Selanjutnya, tekan tombol Connect dan masukan username dan password dari perangkat jarak jauh (remote host).
  • Itu saja! Sekarang Anda sudah bisa terhubung dengan Telnet dan mengakses layanan dan juga perangkat yang Anda butuhkan.

Baca juga: 7+ Aplikasi Telnet untuk Windows, MacOs, & Linux

Telnet Command

Nah perintah atau command yang digunakan untuk melakukan koneksi remote dan menjalankan program pada Telnet juga sangat beragam lho Golden friends!

Berikut adalah beberapa perintah Telnet dan juga penjelasan singkatnya:

  • open (o) — membuka koneksi Telnet dengan komputer host atau server remote.
  • close (c)  — menutup koneksi melalui kombinasi nama host dan nomor port.
  • display — menampilkan semua pengaturan yang ada pada Telnet client.
  • set — mengatur jenis koneksi terminal, otentikasi, logging, dan lain sebagainya.
  • unset — mematikan local echo atau mengatur otentikasi untuk login dan kata sandi.
  • status — mengecek apakah koneksi Telnet terhubung atau tidak.
  • toggle — melakukan toggle operating parameters seperti ‘toggle?’ dan lain-lain.
  • slc — menyiapkan treatment bagi special characters.
  • z — melakukan suspend pada koneksi yang ada.

Jadi, Apa Itu Telnet?

Protokol Telnet adalah sebuah sistem yang memungkin pengguna untuk mengakses sebuah perangkat maupun server secara remote (jarak jauh). 

Nah di artikel kali ini kami sudah membahas tentang Telnet dengan lengkap. Mulai dari pengertian, fungsi, cara kerja, sampai cara install & menggunakannya.

Semoga artikel ini bermanfaat! Jika Anda masih punya pertanyaan tentang apa itu Telnet, jangan ragu untuk tinggalkan pesan di kolom komentar ya.

Oh iya, jangan lupa juga untuk meningkatkan keamanan web dan server Anda dengan berbagai pilihan layanan server murah terbaik dari GoldenFast Network. 

Mulai dari dedicated server, colocation server, maupun VPS server, semua layanan GoldenFast Network dibekali dengan hardware kelas enterprise, dan 24/7 customer service lho.

Yuk langsung saja bergabung dengan GoldenFast Network!

Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *