Apa Itu Latency, Penyebab, Dampak dan Cara Mengurangi

2 min read

Apa itu latency? Latency adalah waktu tunda yang terjadi antara pengguna dan server. 

Latency mempengaruhi kinerja server, karena data memerlukan waktu untuk melakukan perjalanan antara pengguna dan server. 

Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan secara lengkap latency, penyebab, dampak dan cara mengurangi latency.

Mari kita mulai!

Mengenal Latency Server

Latency adalah waktu tunda yang terjadi saat data melakukan perjalanan antara pengguna dan server.

Jarak geografis antara pengguna dan server dapat mempengaruhi besaran angka latency. 

Semakin jauh jaraknya, semakin tinggi latency yang mungkin terjadi, tetapi latency masih dalam hitungan milisecond. 

Sebenarnya, latency tidak hanya disebabkan oleh faktor jarak antara pengguna dan lokasi server.

Faktor Penyebab Latency

Faktor jarak geografis antara pengguna dan server memiliki pengaruh besar pada latency. 

Semakin jauh jaraknya, semakin lama waktu yang dibutuhkan bagi data untuk melakukan perjalanan antara dari server ke pengguna.

Beberapa faktor lain yang dapat mempengaruhi latency antara lain:

1. Jaringan yang digunakan

Kualitas dan kecepatan jaringan yang digunakan oleh provider server dapat mempengaruhi besarnya latency. 

Penggunaan infrastruktur jaringan yang terbaru seperti kabel fiber optik dapat mengurangi latency.

2. Rute jaringan

Rute jaringan yang diambil oleh data saat melakukan perjalanan antara pengguna dan server juga dapat mempengaruhi latency. 

Jaringan yang memiliki titik penghubung (hop) yang lebih banyak dapat meningkatkan latency.

Semakin pendek rute jaringan, semakin kecil latency.

3. Kepadatan dan beban lalu lintas jaringan

Jika server berlokasi di lokasi dengan kepadatan lalu lintas jaringan yang tinggi, latency dapat meningkat karena ada lebih banyak data yang harus diproses dan dikirim.

Untuk itu solusinya bisa menggunakan jaringan internet dedicated, sehingga lalu lintas jaringan tidak berbagi dengan pengguna lain.

4. Kualitas hardware dan software

Kualitas dan performa hardware dan software yang digunakan oleh server dapat mempengaruhi latency. 

Server yang dilengkapi dengan perangkat yang lebih canggih dapat mengurangi angka latency.

Untuk mengukur skor latency secara akurat antara lokasi server yang berbeda, tes dan pengukuran latency bisa menggunakan Command Prompt.

Dampak Latency

Dampak latency yang tinggi dapat berpengaruh negatif pada berbagai aspek.

Berikut beberapa dampak dari latency yang tinggi:

1. Kinerja Aplikasi yang Buruk

Latency yang tinggi dapat menyebabkan respons real-time yang buruk, contohnya di game online, panggilan video dan streaming media. 

Latency bisa membuat lag, pause bahkan koneksi terputus sementara.

2. Loading Lambat

Latency yang tinggi dapat membuat loading website menjadi lebih lama. Pengguna mungkin tidak sabar bahkan kehilangan minat sehingga membuka website kompetitor.

3. Transfer Data Tertunda

Latency yang tinggi dapat menyebabkan penundaan dalam pengiriman data antara server dan pengguna.

Terutama untuk data-data dengan ukuran file yang besar, butuh waktu yang lebih lama agar data selesai dikirim.

4. User Experience yang Buruk

Secara keseluruhan, latency yang tinggi dapat menyebabkan pengalaman pengguna yang buruk. 

Memang latency memiliki efek yang negatif, tetapi bisa meminimalisir terjadinya latency, tidak bisa menghilangkan sepenuhnya tetapi mengurangi latency.

Cara Mengurangi Latency

Untuk mengurangi latency, ada beberapa cara yang bisa dilakukan:

1. Pilih Lokasi Server Terdekat

Memilih lokasi server yang berdekatan dengan pengguna dapat mengurangi jarak fisik pengiriman data. 

Menggunakan layanan  CDN (Content Delivery Network) yang memiliki pusat data di berbagai lokasi geografis dapat membantu mendistribusikan konten secara efisien.

2. Upgrade Jaringan

Pastikan koneksi internet memiliki kecepatan dan stabilitas yang memadai. Upgrade ke paket internet yang lebih cepat atau beralih ke teknologi jaringan yang fiber optik.

3. Konfigurasi Jaringan

Pastikan router, switch, dan firewall dikonfigurasi dengan cara yang optimal untuk memastikan transfer data bisa lancar dan efisien.

4. Caching

Teknologi caching dapat membuat data lebih cepat diakses, mengurangi latensi yang terjadi saat mengambil data dari sumber aslinya.

5. Compression File

Penggunaan teknologi kompresi data dapat membantu mengurangi ukuran data yang dikirim melalui jaringan, sehingga mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mentransfer data.

6. Caching DNS

Menggunakan teknologi caching DNS dapat mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk melakukan resolusi alamat IP dari nama domain.

7. Monitoring dan Analisis

Melakukan pemantauan dan analisis latency secara teratur dapat membantu mengidentifikasi dan mengatasi masalah latency yang muncul. 

Dengan pemahaman yang baik, Anda dapat mengambil tindakan yang tepat untuk mengurangi dampaknya.

Dengan menggabungkan beberapa langkah ini, latency dapat dikurangi sehingga meningkatkan pengalaman pengguna.

Apakah latency selalu dapat dihilangkan sepenuhnya?

Salah, Meskipun dapat dikurangi, latency tidak dapat dihilangkan sepenuhnya karena ada keterlambatan dalam perjalanan data.

Apakah menggunakan VPN menyebabkan latency menjadi lebih tinggi?

Benar, Penggunaan VPN dapat menyebabkan latency lebih tinggi karena data harus melewati server tambahan sebelum mencapai tujuan.

Penyebab latency salah satunya dari jarak server ke pengguna.

Latency tidak dapat dihilangkan, hanya dikurangi salah satunya dengan memilih lokasi server yang dekat dengan pengguna.

Dengan melakukan optimasi, diharapkan performa menjadi lebih baik sehingga meningkatkan kepuasan pengguna.

Jika Golden Friends saat ini sedang mencari VPS lokasi di Indonesia, kami memiliki rekomendasi GoldenFast.net.

Kami memiliki 3 lokasi server di Indonesia, yaitu di Jakarta Selatan Cyber Data Center dan MTEN Data Center, serta di Bandung Data Center.

Yuk cek sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *