Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Topologi Jaringan Komputer: Pengertian & Jenisnya 

3 min read

Topologi Jaringan Komputer

Topologi jaringan komputer adalah metode yang memungkinkan penggunanya untuk menghubungkan suatu komputer dengan komputer lainnya.

Istilah topologi jaringan ini umumnya akan sering muncul jika Anda familiar dan sering berurusan dengan jaringan komputer, baik itu jaringan kabel atau nirkabel.

Nah jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang topologi jaringan komputer, Anda beruntung! Di artikel kali ini, kami akan membahas semua yang perlu Anda ketahui tentangnya.

Mulai dari apa itu topologi jaringan komputer, fungsi, jenis-jenis dan kelebihan dan kekurangannya. Yuk langsung saja kita mulai!

Pengertian Topologi Jaringan Komputer

topologi jaringan

Pada dasarnya, topologi jaringan adalah berbagai node, perangkat, dan koneksi jaringan saling berkaitan satu sama lainnya dengan logis dan teratur.

Topologi jaringan juga bisa diartikan sebagai konsep dan cara beberapa perangkat komputer dapat saling terhubung untuk berbagi berbagai sumber daya.

Fungsi utama dari topologi jaringan adalah untuk mengetahui bagaimana beberapa komputer dan host dalam sebuah jaringan berkomunikasi dengan satu sama lain.

Struktur dan jaringan yang digunakan untuk menghubungkan satu komputer dan komputer lainnya pada topologi bisa berupa jaringan kabel maupun nirkabel.

Untuk lebih mudahnya, pikirkan jaringan Anda sebagai sebuah kota. Nah, topologi adalah peta jalan yang mengatur bagaimana kota tersebut terbentuk dan terhubung.

Sama seperti ada banyak cara untuk mengatur dan memelihara sebuah kota, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatur suatu jaringan atau sistem. 

Setiap macam topologi jaringan memang sangat berbeda dari banyak sisi lho Golden friends! Mulai dari segi kecepatan, pengiriman data, dan proses maintenance. 

Oleh karena itu, masing-masing metode topologi jaringan memiliki kelebihan dan kekurangan dan tentunya akan tergantung pada kebutuhan Anda sebagai user.

Baca juga: Network Security: Pengertian, Konsep, & Jenis-Jenisnya

Jenis Topologi Jaringan

Pada dasarnya, ada dua pendekatan topologi jaringan: fisik dan logis. Topologi jaringan fisik, mengacu pada koneksi fisik, interkoneksi antara node, jaringan kabel dan lain sebagainya. 

Topologi jaringan logis cenderung lebih abstrak dan strategis, mengacu pada pemahaman konseptual tentang bagaimana jaringan diatur dan bagaimana data bergerak melaluinya.

Nah, pada kedua pendekatan tersebut ada beberapa komponen lagi dalamnya. Berikut adalah penjelasan singkat tentang jenis-jenis topologi jaringan yang ada.

Topologi Fisik

Topologi fisik adalah bentuk fisik dari tata letak kabel yang terlihat dengan jelas dan tidak abstrak. Jenis ini menentukan cara perangkat dihubungkan dengan atau tanpa kabel.

Topologi fisik dibagi menjadi dua bagian:

  • Point-to-point connection — di koneksi point  to point connection, koneksi antara dua perangkat terjadi melalui satu kabel nirkabel (wireless). 
  • Multipoint connection — point multipoint merujuk pada beberapa perangkat yang terlibat dalam koneksi multipoint pada beberapa perangkat yang memiliki nomor khusus unik untuk mengidentifikasi satu sama lain.

Baca juga: Komputer Server: Pengertian dan Jenisnya

Topologi Logis

Nah topologi logis adalah metode yang menentukan bagaimana perangkat berkomunikasi dengan satu sama lain dalam suatu jaringan.

Ada beberapa jenis topologi logika yang umumnya digunakan untuk mengetahui gerak data dalam sebuah jaringan, berikut adalah penjelasan singkatnya:

1. Topologi Bus

Semua perangkat yang ada pada jaringan topologi terhubung melalui kabel tunggal yang dikenal dengan nama kabel backbone.

Setiap node terhubung ke kabel backbone melalui kabel sambungan maupun secara langsung. Kabel ini yang nantinya akan mengirimkan jaringan ke perangkat lainnya.

Jenis topologi ini terkenal lebih mudah jika dibandingkan yang lainnya. Topologi bus umumnya digunakan pada jaringan standar 802.3 (ethernet) dan 802.4.

Sedangkan, kelebihan dari topologi bus adalah: 

  • Harga terjangkau — dalam topologi bus, semua node terhubung langsung ke kabel tanpa melewati hub, inilah kenapa biaya awal instalasi rendah.
  • Kecepatan data yang cukup —  kabel coaxial atau twisted pair yang digunakan dalam jaringan berbasis bus yang mendukung hingga 10 Mbps.
  • Kegagalan minim—  pada topologi ini kegagalan pada satu node tidak akan berpengaruh pada node lainnya di jaringan.

2. Topologi Ring

Jenis topologi ring sama seperti topologi bus, tetapi dengan ujung-ujung yang terhubung. Data mengalir dalam satu loop tunggal yang dikenal sebagai loop tak berujung.

Node yang menerima pesan dari perangkat sebelumnya akan mengirimkan semua data ke node berikutnya. Data mengalir dalam satu arah dan mengalir searah jarum jam.

Topologi ring tidak memiliki ujung akhir, jadi setiap node terhubung ke node lain dan tidak memiliki titik akhir. Metode akses yang paling umum dari jenis ini adalah token passing.

Nah beberapa kelebihan dari topologi ring adalah:

  • Harga yang terjangkau — kabel twisted pair tidak mahal dan mudah tersedia. Oleh karena itu, biaya pemasangan sangat rendah.
  • Manajemen jaringan yang mudah — perangkat yang rusak dalam jaringan ini dapat dihapus dari jaringan tanpa mematikan jaringan.
  • Dapat diandalkan — jaringan topologi yang lebih andal karena sistem komunikasi tidak bergantung pada komputer host tunggal.

3. Topologi Star

Jenis topologi star adalah susunan jaringan di mana setiap node terhubung ke hub pusat, kabel switch atau komputer pusat. Topologi ini merupakan salah satu topologi terpopuler.

Komputer pusat dikenal sebagai server, dan perangkat periferal yang terhubung ke server dikenal sebagai klien. Kabel koaksial atau kabel RJ-45 digunakan untuk koneksi ini.

Beberapa kelebihan dari topologi star adalah:

  • Mudah untuk ekspansi — jaringan ini mudah diperluas karena perangkat baru dapat dengan mudah ditambahkan ke port terbuka di hub.
  • Kecepatan data tinggi — jenis ini mendukung bandwidth sekitar 100Mbps. Ethernet 100BaseT adalah salah satu jaringan topologi Star yang paling populer.

Baca juga: Protokol Jaringan: Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

Jadi, Apa Itu Topologi Jaringan?

Singkatnya, Topologi jaringan komputer adalah struktur dan cara semua komponen yang ada pada sebuah jaringan saling berhubungan satu sama lain.

Mempunyai struktur atau topologi jaringan yang tertata dengan baik memang sangat penting untuk memastikan fungsionalitas, konektivitas, dan keamanan jaringan itu sendiri.


Nah di artikel kali ini, kami telah membahas semua yang perlu Anda ketahui tentang topologi jaringan. Mulai dari pengertian, fungsi utama, jenis, sampai kelebihan dan kekurangannya.

Jika Anda punya pertanyaan lebih lanjut tentang topologi jaringan, jangan ragu untuk tinggalkan pesan pada kolom komentar Golden friends!

Oh iya selain menawarkan layanan server terbaik Indonesia, GoldenFast Network juga menyediakan blog informatif tentang web development  & security, dan hal-hal IT lainnya.

Yuk langsung saja buka blog GoldenFast Network dan belajar lebih banyak lagi tentang informasi teknologi!

Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *