Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Server Security: 7+ Cara Melindungi VPS Server

4 min read

Server Security 7+ Cara Melindungi VPS Server Anda

Dengan banyaknya cybercrime yang ada di internet sekarang ini, menjaga keamanan server harus menjadi salah satu prioritas utama saat mengelola VPS server.

Apalagi untuk Anda yang mengelola website dan aplikasi yang berurusan dengan informasi sensitif klien pada VPS server Anda.

Untuk itu, pada artikel kali ini, kami akan membahas beberapa langkah keamanan yang wajib Anda lakukan untuk melindungi VPS server Anda.

Selain itu, kami juga akan membahas perbedaan antara unmanaged VPS dan managed VPS dan juga alasan mengapa setiap jenis VPS memerlukan security approach yang berbeda.

Mari langsung saja kita mulai!

Unmanaged VS Managed VPS

Tergantung pada ukuran website yang Anda kelola, VPS server mungkin adalah pilihan terbaik untuk mendapatkan lebih banyak server resources atau sumber daya server.

Jika Anda tertarik untuk menggunakan VPS server, mungkin Anda pernah mendengar istilah unmanaged dan managed VPS.

Nah sebelum masuk ke tips dan cara melindungi VPS server Anda, alangkah baiknya untuk membahas perbedaan dari unmanaged dan managed vps ini!

Singkatnya, managed VPS adalah VPS server yang dikelola oleh penyedia server itu sendiri. Anda tidak perlu khawatir dengan masalah backend yang ada pada server Anda seperti maintenance dan lain lain.

Sedangkan, unmanaged VPS adalah server yang dikelola oleh pengguna server secara penuh. Ini berarti semua masalah backend dan teknis yang ada pada server harus diselesaikan oleh user tanpa bantuan penyedia server.

Jika Anda mempunyai pengetahuan teknis tentang server, unmanaged VPS mungkin adalah pilihan yang lebih menarik untuk Anda.

Namun, kebebasan mengelola server juga disertai dengan tanggung jawab yang cukup besar. 

Anda harus melakukan konfigurasi sistem, pemeliharaan server, dan keamanan server sendiri.

Biasanya, penyedia server hanya akan memberikan support dan bantuan minimum untuk pengguna unmanaged server.

Nah, Jika Anda tidak ingin direpotkan dengan masalah teknis, managed VPS adalah yang Anda cari. 

Umumnya, dengan managed VPS, penyedia server Anda akan memelihara VPS server Anda secara keseluruhan. Ini yang membuat managed VPS adalah solusi ideal untuk pengguna yang tidak memiliki pengetahuan teknis. 

Meskipun dukungan tambahan berarti  harga yang lebih tinggi, Anda dapat menghemat banyak waktu dan lebih berfokus pada pengembangan website atau aplikasi Anda.

7+ Cara Menjaga Keamanan VPS Server Anda

Mengingat bahwa Anda perlu melakukan segala sesuatu dengan mandiri pada unmanaged VPS, penting rasanya untuk Anda mengetahui cara efektif menjaga keamanan server Anda.

Tindakan pencegahan ini juga bisa dilakukan untuk meningkatkan keamanan server Anda lho!  Berikut adalah delapan praktik keamanan terbaik untuk menjaga keamanan server VPS Anda.

1. Selalu Gunakan Software Terupdate

Langkah termudah yang dapat Anda lakukan untuk melindungi VPS server dari cyber crime adalah untuk selalu menggunakan software yang aman dan juga update.

Meski terdengar cukup mudah, nyatanya masih banyak pengguna server yang tidak memperbarui software yang mereka gunakan. 

Dengan memperbarui software secara rutin, Anda mendapatkan patch keamanan terbaru untuk memperbaiki bug dan kerentanan yang dapat membahayakan server. 

Software yang tidak update juga bisa membuat data dan server lebih rentan untuk diretas oleh hacker.

Untungnya, sebagian besar operating system saat ini sudah menyediakan fitur pembaruan otomatis untuk memudahkan proses update ini.

Jika Anda menggunakan sistem operasi Debian atau Ubuntu, Anda juga bisa mengaktifkan unattended upgrades untuk mengaktifkan pembaruan otomatis. Pengguna CentOs  juga bisa melakukan hal yang sama menggunakan yum-cron.

Baca Juga: Kenali Apa Itu Serangan Ransomware dan Cara Tepat Mencegahnya

2. Gunakan Kata Sandi yang Aman dan Kuat 

Menggunakan kata sandi yang kuat juga salah satu cara paling efektif yang dapat dilakukan oleh administrator server untuk mengamankan VPS server Anda.

Gunakan kombinasi huruf, angka, dan simbol untuk menambah kerumitan kata sandi Anda.

Semakin panjang kata sandi Anda, semakin sulit server Anda untuk diretas. 

Selain itu, sesekali ubah kata sandi Anda untuk memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap serangan brute force. Anda juga dapat menggunakan two-factor authentication untuk memberikan lapisan keamanan ekstra.

3. Gunakan Perlindungan Brute-Force Attack

Serangan brute-force adalah ancaman di internet yang memasukan ratusan atau bahkan ribuan tebakan kata sandi untuk melewati sistem login.

Serangan tipe ini masih menjadi salah satu metode meretas paling populer hingga saat ini karena memang terkenal sangat efektif.

Untungnya, software anti intrusion seperti Fail2Ban sangat efektif dalam menangkis jenis serangan ini.  

Fail2Ban memindai upaya login yang gagal di server Anda dan memblokir alamat IP dari penyerang sehingga mereka tidak akan bisa mencoba untuk login kembali.

Baca Juga: Brute Force Attack: Pengertian, Tipe & Langkah Mencegahnya

4. Rutin Melakukan Backup

Memastikan bahwa data Anda aman sama pentingnya dengan melindungi VPS server Anda dari cyber crime. 

Dengan melakukan data backup secara rutin, Anda dapat memulihkan data yang hilang secara cepat dan mudah jika ada masalah yang terjadi pada server.

Sebagai tindakan pencegahan ekstra, kami juga menyarankan backup data rutin di luar sistem server untuk mendapatkan keamanan yang ekstra.

Gunakan layanan penyimpanan cloud seperti Google Cloud Storage atau pilih penyedia server yang menawarkan layanan automatic backup.

5. Non-aktifkan Root Login

Direct root login memudahkan administrator untuk masuk dan mengelola server. Tapi mengaktifkan direct root login juga bisa membuat VPS server Anda lebih rentan terhadap cyber crime.                                                                                                              

Karena itu, hindari untuk login ke server sebagai root user. Sebagai gantinya, Anda dapat menggunakan sudo commands untuk menjalankan segala perintah pada server.

6. Ubah SSH Port yang Anda Gunakan

SH memungkinkan Anda mengirim data dan menjalankan perintah secara remote. Umumnya,

akses jarak jauh ke server SSH dibuat melalui port SSH standar 22. 

Port default ini sudah sangat terkenal dan juga rentan terhadap serangan cyber seperti brute-force attack. Untuk itu, Anda harus mengubah port default SSH sedini mungkin pada VPS server Anda.

Sebelum pindah ke nomor port baru, periksa apakah nomor port itu diblokir atau digunakan untuk layanan lain.

7. Gunakan Firewall Protection

Firewall adalah sistem yang digunakan untuk melindungi VPS server Anda dari malware dan cyber threat lainnya seperti DDoS attack.

Dengan mengaktifkan firewall, Anda dapat memblokir traffic yang tidak diinginkan, port yang rentan, dan alamat IP berbahaya dari VPS server Anda.

Umumnya, sebagian besar operating sistem telah dilengkapi dengan firewall secara default.

Tapi Anda juga bisa menggunakan Firewall dari third-party software seperti NEtFilter.

Baca Juga: Apa Itu Firewall dan Mengapa Anda Membutuhkannya

8. Gunakan Antivirus Protection

Banyak orang berpikir bahwa mereka tidak lagi membutuhkan antivirus setelah menggunakan firewall. Tapi sebenarnya kedua sistem ini mempunyai cara kerja dan fungsi yang cukup berbeda.

Firewall mencegah trafik yang tidak diinginkan untuk mengakses sistem, sedangkan  tugas antivirus adalah untuk memblokir malware dan file yang korup agar tidak memasuki server.

Menggunakan kedua software tersebut secara bersamaan akan memberikan server Anda keamanan yang lebih baik terhadap ancaman yang ada di Internet.

Jika Anda memiliki budget yang terbatas, Anda dapat menggunakan anti-virus gratis seperti ClamAV dan Malde.

Tapi jika Anda menginginkan fitur keamanan yang lebih canggih, pertimbangkan untuk membeli software antivirus berbayar. 

Amankan VPS Server Anda Sekarang!

Pada artikel kali ini, Anda telah mempelajari delapan langkah keamanan untuk melindungi VPS server Anda. 

Kami harap artikel ini bermanfaat dan kami berhasil membantu Anda membuat rencana keamanan server yang lebih baik untuk kedepannya.

Selanjutnya, yuk perdalam terus pengetahuan Anda tentang berbagai ancaman keamanan siber serta tips jitu mencegahnya di blog GoldenFast Network

Jika Anda sedang mencari penyedia server terbaik, GoldenFast Network menawarkan dedicated server, colocation server, maupun VPS server yang didukung dengan fasilitas 24/7 customer service, hardware kelas enterprise, dan USP backup.

Semua layanan server ini juga dilengkapi dengan berbagai fitur dan fasilitas keamanan terbaik lainnya yang tentunya akan melindungi server Anda dari ancaman cybercrime.  

Amera P. Safira With a newfound love of the IT world, Amera likes to turn complex topics into easy-to-read and comprehensive articles. In her spare times, Amera enjoys playing video games and reading every book she can find.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *